- BEM SI SIAP MENJADI PELOPOR PERJUANGAN PENDIDIKAN DAN MENJAGA KONDUSIFITAS DI YOGYAKARTA
- ALIANSI MAHASISWA UNY SIAP MEMPERJUNGKAN KEBEBASAN PERDANA ARIE DAN MENJAGA SLEMAN TETAP KONDUSIF
- SATGAS DPC PDIP KABUPATEN SLEMAN PERKUAT SOLIDITAS DAN KOMITMEN JAGA KAMTIBMAS
- KOMITMEN ALIANSI RAKYAT PEDULI INDONESIA (ARPI) DALAM MENJAGA INTEGRITAS DAN KEAMANAN DI KABUPATEN S
- KELUARGA MADURA YOGYAKARTA SIAP MEMBANTU MENCIPTAKAN SITUASI KAMTIBMAS YANG KONDUSIF DI KABUPATEN SL
- BRIGADE JOXZIN SATU KOMANDO PAKEM TEGASKAN KOMITMEN JAGA KAMTIBMAS
- SINERGI DPW FRONT PERSAUDARAAN ISLAM DIY DALAM MENJAGA KAMTIBMAS DI BUMI SEMBADA
- PAGUYUBAN PEDAGANG PASAR JANGKANG JAGA HARGA SEMBAKO MENJELANG HARI RAYA NATAL DAN TAHUN BARU 2025/2
- SEKOLAH POLITIK 101 DUKUNG SLEMAN TETAP AMAN
- LASKAR MACAN LORENG KABUPATEN SLEMAN BERKOMITMEN MENJAGA KAMTIBMAS SLEMAN KONDUSIF
MASYARAKAT DENOKAN DUKUNG PEMBANGUNAN TPST
Masyarakat Denokan Dukung Pembangunan TPST
Pada tahun 2023 Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman berencana akan membangun Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) yang diperuntukkan untuk menampung sampah warga Sleman dikarenakan adanya kondisi darurat di TPA Piyungan yang sudah mengalami over kapasitas. Bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman merencanakan pembangunan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) di dua lokasi yaitu di dusun Kenaji Kalurahan Tamanmartani Kapanewon Kalasan dan dusun Denokan, Kalurahan Sendangsari Kapanewon Minggir.
Kepala Bidang Kebersihan dan Pengelolaan Ruang Terbuka Hjiau Dinas Lingkungan Hidup Pemerintah Kabupaten Sleman Bp. Junaidi S.ST menjelaskan Bahwa TPST ini lain dengan TPA di Piyungan karena sampah yang dibuang semua akan dikelola kembali dan tidak ada sisa yang mengendap dilokasi. Sampah yang masuk kelokasi langsung masuk alat conceyer kemudian dipilah yang organik menjadi pupuk , jenis plasik kertas dijual sedangkan sisa sampah yang tidak bisa diolah di bakar dengan menggunakan alat menjadi abu . Abu nanti bisa diolah menjadi bahan bangunan. Proses pembakaran akan menimbulkan asap sudah diatasi dengan pembuatan cerobong asap yang tinggi ditambah dengan sparyer air sehingga debu debu halus nantinya tidak menimbulkan polusi di lingkungan sekitar. Pemda berharap segenap masyarakat dan semua pihak mendukung pembangunan TPST di Sleman karena masalah kondisi saat ini di DIY sudah dalam kondisi darurat sampah. TPST Sleman merupakan salah satu cara untuk mengatasi masalah sampah di Sleman karena selama ini pembuangan sampah di Sleman sepenuhnya masih mengandalkan TPS Piyungan,
Baca Lainnya :
- SATGAS CAKRA BUANA SLEMAN: SIAP MENJAGA SITUASI KAMTIBMAS MENJELANG PELAKSANAAN PEMILU 2024.0
- PT. SPS SIAP BEKERJA SAMA DENGAN PIHAK KEPOLISIAN UNTUK MENCIPTAKAN SITUASI YANG KONDUSIF DI TENGAH 0
- WARGA MASYARAKAT DUSUN BALONG RT.01/RW.17 BIMOMARTANI, NGEMPLAK, SLEMAN SIAP BERSINERGI BERSAMA POLR0
- Hamka Sajadah Berkomitmen Menjaga Kamtibmas Sleman Kondusif.0
- DPD PAN KAB SLEMAN SIAP MEMBANTU POLRI MENJAGA KONDUSIFITAS WILAYAH KABUPATEN SLEMAN0
Sementara itu Kepala dukuh Denokan Bp. Budi Santosa menyampaikan bahwa rencana Pembangunan TPST (Tempat Pengolahan Sampah Terpadu ) wilayah Sleman Barat berada di area Persawahan termasuk Dn Denokan, Sendangsari, Minggir, Sleman menunggu Surat Permohonan Izin ke Gubernur mendapatkan jawaban. Warga dusun Denokan sudah mengetahui bahwa di wilayah dusunnya akan dibangun TPST oleh Pemda Kabupaten Sleman. Dirinya berharap apabila nantinya TPST sudah beroperasi dapat membuka lowongan pekerjaan bagi warga dusun Denokan dan meningkatkan perekonomian warga di sekitarnya. Lebih lanjut dukuh Denokan menjelaskan bahwa warga Denokan mendukung sepenuhnya pembangunan TPST Sleman. Ini merupakan salah satu wujud partisipasi masyarakat Denokan untuk pemerintah.






