- BEM SI SIAP MENJADI PELOPOR PERJUANGAN PENDIDIKAN DAN MENJAGA KONDUSIFITAS DI YOGYAKARTA
- ALIANSI MAHASISWA UNY SIAP MEMPERJUNGKAN KEBEBASAN PERDANA ARIE DAN MENJAGA SLEMAN TETAP KONDUSIF
- SATGAS DPC PDIP KABUPATEN SLEMAN PERKUAT SOLIDITAS DAN KOMITMEN JAGA KAMTIBMAS
- KOMITMEN ALIANSI RAKYAT PEDULI INDONESIA (ARPI) DALAM MENJAGA INTEGRITAS DAN KEAMANAN DI KABUPATEN S
- KELUARGA MADURA YOGYAKARTA SIAP MEMBANTU MENCIPTAKAN SITUASI KAMTIBMAS YANG KONDUSIF DI KABUPATEN SL
- BRIGADE JOXZIN SATU KOMANDO PAKEM TEGASKAN KOMITMEN JAGA KAMTIBMAS
- SINERGI DPW FRONT PERSAUDARAAN ISLAM DIY DALAM MENJAGA KAMTIBMAS DI BUMI SEMBADA
- PAGUYUBAN PEDAGANG PASAR JANGKANG JAGA HARGA SEMBAKO MENJELANG HARI RAYA NATAL DAN TAHUN BARU 2025/2
- SEKOLAH POLITIK 101 DUKUNG SLEMAN TETAP AMAN
- LASKAR MACAN LORENG KABUPATEN SLEMAN BERKOMITMEN MENJAGA KAMTIBMAS SLEMAN KONDUSIF
PT. SPS SIAP BEKERJA SAMA DENGAN PIHAK KEPOLISIAN UNTUK MENCIPTAKAN SITUASI YANG KONDUSIF DI TENGAH
PT. SPS SIAP BEKERJA SAMA DENGAN PIHAK KEPOLISIAN UNTUK MENCIPTAKAN SITUASI YANG KONDUSIF DI TENGAH MASYARAKAT
Adanya proyek pembangunan perumahan Mulia
Purnama Residen yang bertempat di Gunung So, Dusun Jering VIII, Sidorejo,
Godean, Sleman saat ini telah memasuki tahapan tata lahan mengingat lokasi yang
digunakan merupakan gunung dengan bentuk tebing yang cukup curam. Proyek
pembangunan Perumahan Masyarakat Berpenghasilan Rendah ( MBR) ini telah
mendapat Izin Lingkungan dari Dinas Lingkungan Hidup Kab Sleman berdasarakan
Keputusan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman Nomor
660.2/83.3/IL/2018 tanggal 17 September 2018 tentang Penerbitan Izin Lingkungan
PT Sahid Putra Sehati untuk kegiatan pembangunan perumahan masyarakat
berpenghasilan rendah (MBR) “MUlia Purnama Residence”. Proyek pembangunan
perumahan masyarakat berpenghasilan rendah ini menggunakan lahan seluas 49.405
m2 dan luas kaVIling efektif 34.327,08 m2
serta jumlah kaVIling sebanyak 541 unit.
Melihat kondisi diatas, saat ini proyek
perumahan tersebut sedang melaksanakan tata lahan mengingat tidak semua wilayah
yang berada di Gunung So dapat dilakukan
untuk pembangunan perumahan ini sehingga untuk mengefektifkan waktu
pelaksanaan tata lahan mengingat dalam proses tata lahan ini PT. SPS bekerja
sama dengan CVI. Cipta Jaya InVIesindo dan pelaksana mengambil langkah untuk
mengeluarkan sisa tanah keluar wilayah gunung so. Akibatnya banyak armada truk yang masuk ke wilayah
proyek tersebut untuk mengambil tanah dengan dengan yang berlebihan sehingga
menyebabkan rusaknya jalan yang digunakan sebagai akses masuk menuju proyek
tersebut bahkan pada waktu keluar lokasi proyek banyak terdapat reruntuhan
tanah dari muatan trek yang jatuh kejalan sehingga banyak pengendara yang
melewati jalan tersebut mengalami kecelakaan lalulintas.
Baca Lainnya :
- WARGA MASYARAKAT DUSUN BALONG RT.01/RW.17 BIMOMARTANI, NGEMPLAK, SLEMAN SIAP BERSINERGI BERSAMA POLR0
- Hamka Sajadah Berkomitmen Menjaga Kamtibmas Sleman Kondusif.0
- DPD PAN KAB SLEMAN SIAP MEMBANTU POLRI MENJAGA KONDUSIFITAS WILAYAH KABUPATEN SLEMAN0
- ORGANISASI SERIKAT PEKERJA SELURUH INDONESIA (SPSI) KABUPATEN SLEMAN KANTOR SEKERTARIAT PT. PRIMISIM0
- MENUNGGU TANGGAPAN DARI PEMILIK TOWER BTS, WARGA DUSUN KUWUKAN SEPAKAT UNTUK TETAP MENJAGA KONDUSIFI0
Berdasarkan situasi dan kondisi tersebut,
unit Penggalangan telah melakukan operasi penggalangan terhadap Direksi PT SPS ( Sahid Putra Sehati ) selaku
pelaksana proyek perumahan Mulia Purnama Residence, bpk. Endon Wibowo guna merubah situasi dan kondisi
sehingga terjadi perubahan ESTOM Ketua kelompok tani Kalasan dalam mengatasi polemik
polemik atas dampak lingkungan yang merugikan masyarakat sekitar yang
ditimbulkan karena proyek Perumahan Mulia Purnama Resindence agar selalu
berkoordinasi dengan dinas dan instansi terkait dan tidak melakukan tindakan
pengerahan massa yang anarkhis dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan
ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Sleman
Pesan dan ide yang disampaikan kepada ESTOM
baik Key Person, Key Position anggota kelompok masyarakat telah direspon dan
mampu mempengaruhi pikiran Direksi PT. SPS ( Sahid Putra Sehati ), bpk. Endon
Wibowo dengan mamaksimalkan pengawasan dan pendekatan emosional terhadap sataf
dan karyawan tersebut maupun masyarakat sekitar proyek yang terdampak sehingga
dapat merubah mindset mereka dalam bersikap dan merespon permasalahan yang
terjadi sehubungan dengan masalah dampak merugikan proyek perumahan Mulia
Purnama Resindence bagi lingkungan sekitar.
Bahwa operasi penggalangan yang dilakukan
oleh Unit II Sat Intelkam Polres Sleman telah mencapai hasil maksimal “Adanya
upaya oleh PT. SPS selaku pelaksana dan pengembang proyek perumahan Mulia
Purnama Residence untuk mengatasi polemik atas dampak lingkungan yang merugikan
masyarakat sekitar yang ditimbulkan karena proyek Perumahan tersebut sehingga
tidak menimbulkan konflik ditengah masyarakat
“ . hal tersebut diindikasikan antara lain :
Pihak PT.SPS telah melakukan inVIestigasi
penyebab dampak lingkungan yang mana disebabkan karena muatan truk yang
mengangkut tanah dari gunung SO secara berlebihan sehingga banyak terdapat
runtuhan tanah dijalan yang menyebabkan kecelakaan bagi pengendara yang
melewati jalur tersebut mengingat kontur tanah gunung so yang kering akan keras
sperti batu dan licin apabila terkena air.
Selain itu juga banyaknya armada truk yang keluar masuk proyek
menyebabkan rusakan jalan kampung yang digunakan sebagi akses menuju proyek.
Pihak PT. SPS telah mengambil langkah melakukan pelarangan
truk yang mengambil sisa tanah dari proyek perumahan tersebut untuk dibawa
keluar lokasi proyek serta pembersihan runtuhan tanah yang berasal dari muatan
truk yang memuat tanah tersebut sehingga dapat meminimalisir potensi yang
membahayakan pengendara dan kedepan dapat menciptakan situasi yang kondusif di
tengah Masyarakat






