PT. SPS SIAP BEKERJA SAMA DENGAN PIHAK KEPOLISIAN UNTUK MENCIPTAKAN SITUASI YANG KONDUSIF DI TENGAH
PT. SPS SIAP BEKERJA SAMA DENGAN PIHAK KEPOLISIAN UNTUK MENCIPTAKAN SITUASI YANG KONDUSIF DI TENGAH MASYARAKAT

By ADMIN 06 Jun 2023, 18:40:35 WIB Ekonomi
PT. SPS SIAP BEKERJA SAMA DENGAN PIHAK KEPOLISIAN UNTUK MENCIPTAKAN SITUASI YANG KONDUSIF DI TENGAH

Adanya proyek pembangunan perumahan Mulia Purnama Residen yang bertempat di Gunung So, Dusun Jering VIII, Sidorejo, Godean, Sleman saat ini telah memasuki tahapan tata lahan mengingat lokasi yang digunakan merupakan gunung dengan bentuk tebing yang cukup curam. Proyek pembangunan Perumahan Masyarakat Berpenghasilan Rendah ( MBR) ini telah mendapat Izin Lingkungan dari Dinas Lingkungan Hidup Kab Sleman berdasarakan Keputusan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman Nomor 660.2/83.3/IL/2018 tanggal 17 September 2018 tentang Penerbitan Izin Lingkungan PT Sahid Putra Sehati untuk kegiatan pembangunan perumahan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) “MUlia Purnama Residence”. Proyek pembangunan perumahan masyarakat berpenghasilan rendah ini menggunakan lahan seluas 49.405 m2 dan luas kaVIling efektif 34.327,08 m2  serta jumlah kaVIling sebanyak 541 unit.

 

Melihat kondisi diatas, saat ini proyek perumahan tersebut sedang melaksanakan tata lahan mengingat tidak semua wilayah yang berada di Gunung So dapat dilakukan  untuk pembangunan perumahan ini sehingga untuk mengefektifkan waktu pelaksanaan tata lahan mengingat dalam proses tata lahan ini PT. SPS bekerja sama dengan CVI. Cipta Jaya InVIesindo dan pelaksana mengambil langkah untuk mengeluarkan sisa tanah keluar wilayah gunung so. Akibatnya  banyak armada truk yang masuk ke wilayah proyek tersebut untuk mengambil tanah dengan dengan yang berlebihan sehingga menyebabkan rusaknya jalan yang digunakan sebagai akses masuk menuju proyek tersebut bahkan pada waktu keluar lokasi proyek banyak terdapat reruntuhan tanah dari muatan trek yang jatuh kejalan sehingga banyak pengendara yang melewati jalan tersebut mengalami kecelakaan lalulintas.

Baca Lainnya :

 

Berdasarkan situasi dan kondisi tersebut, unit Penggalangan telah melakukan operasi penggalangan terhadap Direksi  PT SPS ( Sahid Putra Sehati ) selaku pelaksana proyek perumahan Mulia Purnama Residence, bpk.  Endon Wibowo guna merubah situasi dan kondisi sehingga terjadi perubahan ESTOM Ketua kelompok tani Kalasan dalam mengatasi polemik polemik atas dampak lingkungan yang merugikan masyarakat sekitar yang ditimbulkan karena proyek Perumahan Mulia Purnama Resindence agar selalu berkoordinasi dengan dinas dan instansi terkait dan tidak melakukan tindakan pengerahan massa yang anarkhis dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Sleman

 

Pesan dan ide yang disampaikan kepada ESTOM baik Key Person, Key Position anggota kelompok masyarakat telah direspon dan mampu mempengaruhi pikiran Direksi PT. SPS ( Sahid Putra Sehati ), bpk. Endon Wibowo dengan mamaksimalkan pengawasan dan pendekatan emosional terhadap sataf dan karyawan tersebut maupun masyarakat sekitar proyek yang terdampak sehingga dapat merubah mindset mereka dalam bersikap dan merespon permasalahan yang terjadi sehubungan dengan masalah dampak merugikan proyek perumahan Mulia Purnama Resindence bagi lingkungan sekitar.

 

Bahwa operasi penggalangan yang dilakukan oleh Unit II Sat Intelkam Polres Sleman telah mencapai hasil maksimal “Adanya upaya oleh PT. SPS selaku pelaksana dan pengembang proyek perumahan Mulia Purnama Residence untuk mengatasi polemik atas dampak lingkungan yang merugikan masyarakat sekitar yang ditimbulkan karena proyek Perumahan tersebut sehingga tidak menimbulkan konflik ditengah masyarakat  “ . hal tersebut diindikasikan antara lain :

 

Pihak PT.SPS telah melakukan inVIestigasi penyebab dampak lingkungan yang mana disebabkan karena muatan truk yang mengangkut tanah dari gunung SO secara berlebihan sehingga banyak terdapat runtuhan tanah dijalan yang menyebabkan kecelakaan bagi pengendara yang melewati jalur tersebut mengingat kontur tanah gunung so yang kering akan keras sperti batu dan licin apabila terkena air.  Selain itu juga banyaknya armada truk yang keluar masuk proyek menyebabkan rusakan jalan kampung yang digunakan sebagi akses menuju proyek.

 

Pihak PT. SPS  telah mengambil langkah melakukan pelarangan truk yang mengambil sisa tanah dari proyek perumahan tersebut untuk dibawa keluar lokasi proyek serta pembersihan runtuhan tanah yang berasal dari muatan truk yang memuat tanah tersebut sehingga dapat meminimalisir potensi yang membahayakan pengendara dan kedepan dapat menciptakan situasi yang kondusif di tengah Masyarakat




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment