- BEM SI SIAP MENJADI PELOPOR PERJUANGAN PENDIDIKAN DAN MENJAGA KONDUSIFITAS DI YOGYAKARTA
- ALIANSI MAHASISWA UNY SIAP MEMPERJUNGKAN KEBEBASAN PERDANA ARIE DAN MENJAGA SLEMAN TETAP KONDUSIF
- SATGAS DPC PDIP KABUPATEN SLEMAN PERKUAT SOLIDITAS DAN KOMITMEN JAGA KAMTIBMAS
- KOMITMEN ALIANSI RAKYAT PEDULI INDONESIA (ARPI) DALAM MENJAGA INTEGRITAS DAN KEAMANAN DI KABUPATEN S
- KELUARGA MADURA YOGYAKARTA SIAP MEMBANTU MENCIPTAKAN SITUASI KAMTIBMAS YANG KONDUSIF DI KABUPATEN SL
- BRIGADE JOXZIN SATU KOMANDO PAKEM TEGASKAN KOMITMEN JAGA KAMTIBMAS
- SINERGI DPW FRONT PERSAUDARAAN ISLAM DIY DALAM MENJAGA KAMTIBMAS DI BUMI SEMBADA
- PAGUYUBAN PEDAGANG PASAR JANGKANG JAGA HARGA SEMBAKO MENJELANG HARI RAYA NATAL DAN TAHUN BARU 2025/2
- SEKOLAH POLITIK 101 DUKUNG SLEMAN TETAP AMAN
- LASKAR MACAN LORENG KABUPATEN SLEMAN BERKOMITMEN MENJAGA KAMTIBMAS SLEMAN KONDUSIF
FORUM KRONGGAHAN BERSATU TOLAK PEMBANGUNAN LIQUID CAFE DI KRONGGAHAN
Forum Kronggahan Bersatu Tolak Pembangunan Liquid Cafe di Kronggahan

Di wilayah Padukuhan Kronggahan Raya ( padukuhan Kronggahan 1 dan Padukuhan Kronggahan 2 ) terdapat berbagai macam spanduk yang bertuliskan penolakan pendirian Liquid Café yang akan dibangun di lokasi Eks. Gudang PT. SAS Jl. Ringroad Utara, Kronggahan 1, Trihanggo, Gamping, Sleman. Reaksi warga tersebut dipicu dengan adanya aktifitas pembangunan Liquid Café yang dilakukan oleh pihak manajemen Liquid menggunakan alat berat untuk membangun pondasi dan pengerasan jalan. Pihak Manajemen beralasan sudah mendapatkan ijin dari pihak Pemdes Trihanggo dan persetujuan warga Kronggahan.
Warga Padukuhan Kronggahan 1 dan 2 yang tergabung dalam "Forum masyarakat Kronggahan Bersatu “ dalam rapat warga kronggahan raya yang dihadiri unsur Tokoh Agama, LPMKal, RW, RT, Pemuda, perempuan, petani, peternak serta di dukung dari masyarakat Ngemplak Nganti Kalurahan Sendangadi, masyarakat PadukuhanTrini dan Padukuhan Ngawen telah menyatakan sikap meolak pembangunan liquid café di wilayah Kronggahan. Bp. Daris Sukoco ( Ketua Takmir Masjid Al Hikmah, Kronggahan ) salah satu tokoh "Forum masyarakat Kronggahan Bersatu “ menjelaskan bahwa kekhawatiran masyarakat Kronggahan dengan adanya Liquid akan berdampak negarif bagi warga kronggahan terutama anak anak muda. Pembangunan Liquid Café yang menggunakan lahan tanah kas desa jelas menyalahi aturan bahkan tanpa adanya sosialisasi kepada seluruh warga. Berkaitan dengan hal tersebut warga Kronggahan akan mengadukan ke Pemda Sleman agar tidak memberikan ijin pembangunan Liquid di Kronggahan. Warga Kronggahan komitmen akan tetap menolak, namun dirinya menjelaskan bahwa warga tetap komtmen menjaga situasi kamtibmas di Kronggahan agar tetap aman dan kondusif, dirinya bersama perangkat dusun selalu menyampaikan himbauan kepada warga agar tidak melakukan tindakan tindakan yang bisa memicu konflik.
Baca Lainnya :
- PAGUYUBAN PEDAGANG KELILING KECAMATAN PAKEM TITIP HARAPAN BESAR DI PILKADA 20240
- MANTAN NARAPIDANA TERORIS SIAP BERPERAN AKTIF MENGEDUKASI MASYARAKAT 0
- FORUM KOMUNIKASI PETANI KALASAN AKAN JALIN KOMUNIKASI UNTUK ATASI MASALAH ALIRAN AIR PERTANIAN0
- MASYARAKAT PADUKUHAN BAYEN PURWOMARTANI KALASAN KOMITMEN JAGA KONDUSIFITAS WILAYAH0
- LASKAR BRIGADE ROMUSHA SIAP MENJAGA SITUASI KAMTIBMAS SLEMAN BERSAMA POLRI0
Sementara itu Dinas Satpol PP kabupaten Sleman menjelaskan Liquid dibangun di atas TKD. Perlu diketahui bahwa TKD diamanatkan untuk kesejahteraan warga. Apabila TKD digunakan untuk merusak masyarakat pastinya tidak diperbolehkan. Saat ini berdasarkan informasi bahwa liquid yang dikronggahan belum berijin. Satpol PP Sleman juga melakukan investigasi di lokasi TKD Kronggahan. Hasilnya ada beberapa temuan yang menjadi catatan Pemkab Sleman. Salah satunya adalah fondasi bangunan baru di area tersebut. Dengan adanya fondasi ini, Kepala Satpol PP Sleman Shavitri Nurmala Dewi memastikan pengelola menyalahi aturan main. Berupa adanya aktivitas pembangunan sebelum mengantongi perizinan pemanfaatan TKD. Untuk sementara ini seluruh aktivitas di tempat itu kami minta berhenti, dan dari pantauan tadi juga sudah berhenti Dalam waktu dekat Pemda Sleman akan mempertemukan pihak terkait agar permasalahan di Kronggahan dapat segera selesai dan masyarakat di Kronggahan tidak bergejolak lagi.






